JadwalPenerimaan Mahasiswa Baru 2022, Gelombang 2. Prepare yourself be the next smart choice for the future Kampus terbaik No. 1 Non Kesehatan Se-SumBagSel STKIP PGRI Bandar Lampung 2020 Dengan biaya 3jutaan kamu sudah bisa kuliah pendidikan. Find out more ».
KotaBandar Lampung memiliki luas wilayah daratan 169,21 km² yang terbagi ke dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduk 1.251.642 jiwa (berdasarkan data tahun 2014), kepadatan penduduk sekitar 8.316 jiwa/km² dan diproyeksikan pertumbuhan penduduk mencapai 2,4 juta jiwa pada tahun 2030. Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di
ByCindri Yanto December 09, 2017. Cindri yanto - Arti dan makna dari simbol atau logo kota lampung. Provinsi lampung Ibu kota bandar lampung merupakan salah satu kota terpadat serta terbesar di pulau sumatera setelah kota medan dan kota palembang, kota bandar lampung sendiri memiliki luas wilayah lebih kurang 197,22 km² dan memiliki 20 kecamatan.
Nilaidan Logo BKKBN; SKPD-KB; Profil Pejabat. Eselon II; Eselon III; Informasi Publik. Kec. Tlk. Betung Utara, Kota Bandar Lampung Lampung 35214 (0721) 482786 Email : prov.lampung@ Umum dan Humas. WordPress Download Manager - Best Download Management Plugin.
1907-2022 surat edaran netralitas aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kota bandar lampung dalam pemilihan umum tahun 2024 ; 18-07-2022 pengumuman seleksi terbuka dan kompetitif pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah di lingkungan pemerintah kota bandar lampung ; 08-07-2022 pengumuman nama-nama pimpinan badan amil zakat nasional kota bandar lampung periode tahun
KotaBandar Lampung memiliki luas wilayah daratan 169,21 km² yang terbagi ke dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduk 1.015.910 jiwa (berdasarkan data tahun 2017). Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di provinsi Lampung." Dikutip dari wikipedia. Download Logo Kota Bandar
JUOK. Logo Kota Bandar Lampung bermakna membina persatuan dan kesatuan dengan penuh kesetiaan untuk mempertahankan dasar Negara Pancasila guna bersama-sama mewujudkan kota perdagangan dan jasa yang aman, nyaman, sejahtera, makmur, berbudaya, religius dan maju untuk kesejahteraan, kemakmuran dan kejayaan Kota Bandar Lampung. Logo Kota Bandar Lampung berbentuk sebuah pita yang melingkar bersudut lima yang telah dimodifikasi sehingga terdapat lekuk garis pada sisi dan sudutnya, dibagian atas terdapat tulisan KOTA dan bagian bawah BANDAR LAMPUNG. Pada bagian dalam Logo Daerah, terdapat perisai bersudut lima yang telah dimodifikasi dengan membuat garis lengkung untuk menghubungkan antara sudut dengan sudut lainnya yang didalamnya terdapat gambar Payung Raja yang terdiri dari 3 susun secara bertingkat; Siger; Gung/Talo Balak; Jukung/Jung, Perahu khas Lampung dengan orang diatasnya dan terdapat tulisan RAGOM GAWI yang dilengkapi Aksara Lampung sebagai Moto Daerah; Setangkai Padi dan Kapas. Logo Daerah tersusun atas bagian-bagian yang mempunyai makna sebagai berikut A. Pita yang melingkar bergaris tepi hitam dan berwarna kuning emas Memiliki makna persatuan, kebesaran dan kejayaan. B. Perisai bersudut lima, dibagian atas berwarna putih, dibagian bawah berwarna biru dan berlandaskan warna hitam Bermakna Kota Bandar Lampung yang meliputi daratan dan lautan tegak berdiri diatas landasan yang teguh dan kokoh dengan masyarakat berwawasan luas dan berpedoman pada senggiri lampung yang telah mengakar yaitu, Piil Senggiri, Sakkai Sambayan, Nengah Nyappur, Nemui Nyimah dan Bejuluk Beadek. C. Payung Raja Tiga Tingkat Secara keseluruhan Payung Raja Tiga Tingkat bermakna Kota Bandar Lampung memegang teguh tiga tatanan sebagai pedoman hidup bermasyarakat yaitu hukum Agama, hukum Negara dan hukum Adat, tempat semua masyarakat Kota Bandar Lampung berlindung, secara detail simbol ini memiliki makna Payung warna putih sebagai simbol kepemimpinan/kepenyimbangan, kesucian jiwa, ketulusan dan keagungan, ketiganya telah terpateri dalam nilai-nilai keadatan suku Lampung Payung warna kuning sebagai simbol berjiwa besar, berjiwa sosial berjiwa kemasyarakatan Payung warna merah sebagai simbol sikap hidup dengan ketegasan berperilaku, berpikir dan bertindak dalam mengawal piil pesenggiri berpegang teguh pada tradisi dan hukum adat sebagai identitas orang Lampung Jumlah ruas payung warna putih 8 buah, warna kuning 17 buah, warna merah 19 buah dan ruas payung agung seluruhnya 45 buah melambangkan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17-8-1945 Satu bulatan pada puncak payung bermakna satu cita membangun Daerah, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Ridho Tuhan Yang Maha Esa. D. Siger berwarna kuning emas Merupakan simbol mahkota yang melambangkan kebesaran, kemewahan, keagungan, berbudi pekerti dan berbudaya meskipun ditengah kota yang beragam etnis suku dan agama. Siger ditandai pada bagian muka dan belakang yang berlekuk beruji 9 buah. Ruji yang paling tengah merupakan paling tinggi, sedangkan yang paling pinggir melengkeng seperti ujung tanduk atau perahu. Lambang Siger ini menjadi simbolisasi sifat feminism, yang bermakna Kota Bandar Lampung menjadi IBU bagi masyarakatnya, yang mengayomi dan memakmurkan dengan kesuburan dan berbagai potensi yang berada dalam kendungannya, serta ramah terhadap setiap tamu serta para pendatang. E. Gung/Talo Balak Merupakan alat musik tradisional masyarakat Lampung berwarna emas melambangkan kebesaran dan kejayaan, bermakna sebagai masyarakat yang komunikatif dan informatif dimana senantiasa mengikuti perkembangan zaman namun tetap terkendali oleh norma norma agama, adat dan budaya bangsa. Gung/Talo Balak terbuat dari logam campuran kuningan, tembaga dan besi yang merupakan salah satu bagian dari unti musik kulintang/kelintang. F. Jukung/Jung Perahu khas Lampung dengan orang diatasnya dimaksudkan sebagai simbol sarana transportasi untuk melambangkan Kota Bandar Lampung sebagai kota perdagangan dan orang yang melambangkan jasa sehingga secara keseluruhan bermakna Kota Bandar Lampung sebagai sebuah kota yang menyediakan perdagangan dan jasa. Jukung/Jung merupakan alat angkut di perairan laut dan sungai untuk mengangkut orang atau barang. Dibuat dari kayu lumas yang disambung dengan papan memakai atap dan bercadik dari bambu, untuk menggerakkannya selain dengan pengayuh juga dengan tiang-tiang layar. G. Tulisan RAGOM GAWI merupakan motto daerah yang merupakan semboyan kerja yang bermakna bergotong royong, bekerjasama, bersatu padu dalam menggerakkan roda pembangunan dengan hati yang tulus ikhlas dan pantang menyerah dalam bekerja dan pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan Negara. Ragom Gawi merupakan motto daerah sebagai semboyan kerja. Secara linguistik cultural terdiri dari dua suku kata yaitu Ragom yang berarti kompak, bersatu, bersama-sama dan Gawi berarti kerja, melaksanakan tugas pengabdian. H. Setangkai Padi dan Kapas Bermakna sebagai simbol kesejahteraan yang bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur material dan spiritual berdasarkan Pancasila yang mengailhami setiap gairah pembangunan. Padi dan Kapas yang masing-masing berjumlah 17 tujuh belas dan 6 enam butir melambangkan hari dan tanggal kelahiran Kota Bandar Lampung 17-6-1682.
Cara Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Indonesia Logo Rokan Hilir Kabupaten Rokan Hilir Original PNG Terbaru Logo Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung OriginalMakna Logo Kota Bandar LampungMakna warnaMakna bilangan jumlahMakna kalimatLogo Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung Original – Kota Bandar Lampung adalah sebuah kota yang terletak di kepulauan Sumatera. Kota Bandar Lampung juga merupakan sebuah kota terbesar ketiga setelah Medan dan Palembang. Kota Bandar Lampung juga merupakan Ibu Kota Provinsi Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung OriginalDOWNLOADLogo Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung Original GrayscaleDOWNLOADBaca juga Pahami Format & Susunan Makalah Yang Baik & BenarMakna Logo Kota Bandar LampungPerisai – Gambar perisai yang terdiri dari warna putih dibagian atas dan warna biru dibagian bawah melambangkan Kota Bandar Lampung terdiri dari dataran tinggi dan dataran rendah yang diisi dengan air seperti perisainya melambangkan perlindungan untuk seluruh masyarakat yang ada di Kota Bandar – Gambar pita yang memiliki garis hitam di pinggirnya melambangkan kejayaan yang diperoleh dari sebaran dalam bertoleransi dan kesatuan dalam – Gambar bulat yang terletak di ujung payung melambangkan satu cita yang menjadi kepentingan bersama berdasarkan putih – Gambar payung berwarna putih yang terletak dibagian atas logo melambangkan keagungan dari kepemimpinan yang didasari dari niat yang tulus dan hati yang suci dari berbagai kuning – Gambar payung berwarna kuning melambangkan kebesaran jiwa dan jiwa sosial yang tinggi kepada sesama masyarakat Kota Bandar merah – Gambar payung berwarna merah melambangkan semangat serta keberanian untuk bertindak tegas dalam menegakkan keadilan dan menjaga kebudayaan atau tradisi Kota Bandar Lampung .Mahkota – Gambar mahkota atau sigar yang memiliki 9 pucuk dan pucuk paling tengah sebagai pucuk tertinggi melambangkan Kota Bandar Lampung terdiri dari berbagai jenis suku, agama dan berbagai jenis lapisan dalam perbedaan tersebut terdapat Kota Bandar Lampung yang menjadi Ibu dari seluruh lapisan masyarakat sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat hidup rukun dan damai sebagaimana – Gambar gong yang ada dibagian tengah logo melambangkan adat dan kebudayaan yang menjadi kebanggan dari penduduk Kota Bandar – Gambar perahu yang di isi dengan gambar orang melambangkan perahu khas Kota Bandar Lampung yang menjadi media transfortasi bagi para penduduk dan Kapas – Gambar padi dan kapas yang terletak dibagian bawah logo melambangkan kesuburan dan kemakmuran seluruh kalangan masyarakat di Kota Bandar warnaHijau – melambangkan kesuburan dan kemakmuran dari dataran tinggi yang dimiliki Kota Bandar – melambangkan dataran rendah yang dimiliki Kota Bandar Lampung yang dapat di manfaatkan dan menjadi kekayaan Kota Bandar – melambangkan air yang ada di sungai mapun lautan yang kekayaan alam Kota Bandar Lampung yang dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, baik nelayan ataupun pembeli – melambangkan sebuah kesucian, keikhlasan dan ketulusan hati masyarakat Kota Bandar Lampung untuk saling tolong emas,tua dan muda – melambangkan sebuah kebanggaan, keagungan, kebesaran dan kejayaan yang menjadi harapan seluruh masyarakat yang ada di Kota Bandar – melambangkan tekad yang kuat serta kemantapan hati untuk membela Kota Bandar Lampung dari berbagai ancaman yang dapat merusak kesejahteraan bilangan jumlah17 butir kapas dan 6 buah kapas melambangkan tanggal 17 – 6 – 1882 yang merupakan hari jadi Kota Bandar ruas pada paying kuning, 8 ruas pada paying putih, dan 19 ruas pada paying merah sehingga membentuk 17 – 8 – 1945 45 diambil dari jumlah seluruh ruas yang ditambah 1 tingan sehingga menjadi 45.Makna kalimatKalimat “KOTA” melambangkan sebuah identitas wilayah tersebut adalah sebuah “BANDAR LAMPUNG” melambangkan sebuah identitas nama dari kota tersebut adalah Kota Bandar “RAGON GAWI” yang merupakan semboyan Kota Bandar Lampung yang berasal dari bahasa daerah yang diambil dari kata “RAGON” yang berarti kerjasama atau kekompakkan dan kata “GAWI” yang berarti kerja atau “RAGON GAWI” secara utuh melambangkan kerjasama dan kekompakkan masyarakat Kota Bandar Lampung dalam bekerja keras dalam mengupayakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh penduduk Kota Bandar hal ini, terlihat sekali gotong royong dalam membangung Kota dengan mengutamakan kepentingan orang banyak dari pada kepentingan Logo Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung Original bermanfaat bagi seluruh para pembaca sekalian, silahkan bagikan artikel ini ke akun sosial kasih dan salam juga 14 Contoh Kata Pengantar Terlengkap Yang Baik dan Benar Post Views 1,000
- Arti Lambang Kota Bandar Lampung. Logo atau lambang Kota Bandar Lampung memiliki makna membina persatuan dan kesatuan dengan penuh kesetiaan untuk mempertahankan dasar Negara Pancasila guna bersama-sama pewujudkan kota perdagangan dan jasa yang aman, nyaman, sejahtera, makmur, berbudaya, religius dan maju untuk Kesejahteraan, kemakmuran dan kejayaan Kota Bandar Lampung. Logo Kota Bandar Lampung berbentuk sebuah pita yang melingkar bersudut lima yang telah dimodifikasi sehingga terdapat lekuk garis pada sisi dan sudutnya, dibagian atas terdapat tulisan KOTA dan bagian bawah BANDAR LAMPUNG. Pada bagian dalam Logo Daerah, terdapat perisai bersudut lima yang telah dimodifikasi dengan membuat garis lengkung untuk menghubungkan antara sudut dengan sudut lainnya yang didalamnya terdapat gambar Payung Raja yang terdiri dari 3 susun secara bertingkat Siger Gung/Talo Balak Jukung/Jung, Perahu khas Lampung dengan orang diatasnya dan terdapat tulisan RAGOM GAWI yang dilengkapi Aksara Lampung sebagai Moto Daerah Setangkai Padi dan Kapas Arti Lambang Kota Bandar Lampung Lambang atau logo kota Bandar Lampung itu sendiri terbagi dari beberapa lambang yang tiap masing-masing lambang memiliki arti tersendiri. berikut ini adalah Arti dari lambang-lambang tersebut. A. Pita yang melingkar bergaris tepi hitam dan berwarna kuning emas Memiliki makna persatuan, kebesaran dan kejayaan. B. Perisai bersudut lima. Perisai bersudut lima dengan bagian atas berwarna putih, bagian bawah berwarna biru dan berlandaskan warna hitam memiliki makna Kota Bandar Lampung yang meliputi daratan dan lautan tegak berdiri diatas landasan yang teguh dan kokoh dengan masyarakat berwawasan luas dan berpedoman pada senggiri lampung yang telah mengakar yaitu, Pi’il Senggiri, Sakkai Sambayan, Nengah Nyappur, Nemui Nyimah dan Bejuluk Beadek. C. Payung Raja Tiga Tingkat Secara keseluruhan Payung Raja Tiga Tingkat bermakna Kota Bandar Lampung memegang teguh tiga tatanan sebagai pedoman hidup bermasyarakat yaitu hukum Agama, hukum Negara dan hukum Adat, tempat semua masyarakat Kota Bandar Lampung berlindung, secara detail simbol ini memiliki makna Payung warna putih sebagai simbol kepemimpinan/kepenyimbangan, kesucian jiwa, ketulusan dan keagungan, ketiganya telah terpateri dalam nilai-nilai keadatan suku Lampung Payung warna kuning sebagai simbol berjiwa besar, berjiwa sosial berjiwa kemasyarakatan Payung warna merah sebagai simbol sikap hidup dengan ketegasan berperilaku, berpikir dan bertindak dalam mengawal pi’il pesenggiri berpegang teguh pada tradisi dan hukum adat sebagai identitas orang Lampung Jumlah ruas payung warna putih 8 buah, warna kuning 17 buah, warna merah 19 buah dan ruas payung agung seluruhnya 45 buah melambangkan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17-8-1945 Satu bulatan pada puncak payung bermakna satu cita membangun Daerah, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Ridho Tuhan Yang Maha Esa. D. Siger berwarna kuning emas Merupakan simbol mahkota yang melambangkan kebesaran, kemewahan, keagungan, berbudi pekerti dan berbudaya meskipun ditengah kota yang beragam etnis suku dan agama. Siger ditandai pada bagian muka dan belakang yang berlekuk beruji 9 buah. Ruji yang paling tengah merupakan paling tinggi, sedangkan yang paling pinggir melengkeng seperti ujung tanduk atau perahu. Lambang Siger ini menjadi simbolisasi sifat feminism, yang bermakna Kota Bandar Lampung menjadi “IBU” bagi masyarakatnya, yang mengayomi dan memakmurkan dengan kesuburan dan berbagai potensi yang berada dalam kendungannya, serta ramah terhadap setiap tamu serta para pendatang. E. Gung/Talo Balak Merupakan alat musik tradisional masyarakat Lampung berwarna emas melambangkan kebesaran dan kejayaan, bermakna sebagai masyarakat yang komunikatif dan informatif dimana senantiasa mengikuti perkembangan zaman namun tetap terkendali oleh norma norma agama, adat dan budaya bangsa. Gung/Talo Balak terbuat dari logam campuran kuningan, tembaga dan besi yang merupakan salah satu bagian dari unti musik kulintang/kelintang F. Jukung/Jung Perahu khas Lampung dengan orang diatasnya dimaksudkan sebagai simbol sarana transportasi untuk melambangkan Kota Bandar Lampung sebagai kota perdagangan dan orang yang melambangkan jasa sehingga secara keseluruhan bermakna Kota Bandar Lampung sebagai sebuah kota yang menyediakan perdagangan dan jasa. Jukung/Jung merupakan alat angkut di perairan laut dan sungai untuk mengangkut orang atau barang. Dibuat dari kayu lumas yang disambung dengan papan memakai atap dan bercadik dari bambu, untuk menggerakkannya selain dengan pengayuh juga dengan tiang-tiang layar G. Tulisan RAGOM GAWI merupakan motto daerah yang merupakan semboyan kerja yang bermakna bergotong royong, bekerjasama, bersatu padu dalam menggerakkan roda pembangunan dengan hati yang tulus ikhlas dan pantang menyerah dalam bekerja dan pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan Negara. Ragom Gawi merupakan motto daerah sebagai semboyan kerja. Secara linguistik cultural terdiri dari dua suku kata yaitu Ragom yang berarti kompak, bersatu, bersama-sama dan Gawi berarti kerja, melaksanakan tugas pengabdian. H. Setangkai Padi dan Kapas Bermakna sebagai simbol kesejahteraan yang bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur material dan spiritual berdasarkan Pancasila yang mengailhami setiap gairah pembangunan. Padi dan Kapas yang masing-masing berjumlah 17 tujuh belas dan 6 enam butir melambangkan hari dan tanggal kelahiran Kota Bandar Lampung 17-6-1682.Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Arti Lambang Kota Bandar Lampung. Semoga bermanfaat bagi Anda, jangan lupa baca juga artikel terkait lainnya dibawah ini.
logo kota bandar lampung